08 Okt |
|
ILUNI UI - Gerakan Bumi Pulih - Sumatera Barat - 2009Klik judul untuk melihat slide. PendahuluanGempa Sumatera Barat membawa duka yang begitu mendalam untuk seluruh anak negeri Indonesia. Gempa yang berkekuatan 7,6 Skala Richter tersebut menelan korban jiwa yang cukup besar. Selain itu, berbagai fasilitas fisik mengalami kerusakan yang parah sehingga menghambat aktivitas korban yang selamat. Padahal, mereka merupakan keluarga yang telah menderita kesedihan karena kehilangan sanak keluarga yang meninggal, sementara di satu sisi mereka harus bertahan hidup dan melanjutkan aktifitas sehari-harinya. Aksi Tanggap Darurat UI telah dilakukan pada daerah yang kurang terjangkau oleh distribusi bantuan. Tim Aksi Tanggap Darurat UI telah diterjunkan di daerah Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman untuk melakukan aksi Tanggap Darurat terhadap korban gempa serta mengumpulkan informasi lebih rinci. Dari informasi yang telah diterima ternyata kondisinya sangat memprihatinkan:
Sementara itu, kondisi fasilitas umum juga sangat memprihatinkan diantaranya
Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi ILUNI UIMengakomodasi berbagai usulan, masukan dan ide dari seluruh elemen keluarga besar ILUNI UI serta dengan informasi akurat dari data lapangan yang telah diperoleh dari tim Tanggap Darurat Gempa Sumbar UI, maka GERAKAN PULIH BUMI Sumatera Barat menyusun skenario Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi di daerah Sungai Limau dengan memfokuskan diri pada pengadaan fasilitas tempat tinggal sementara (posko sementara) dan program pemberdayaan warga masyarakat korban gempa dalam pembangunan fasilitas kehidupan mereka sendiri. Tahap awal dalam GERAKAN PULIH BUMI Sumatera Barat adalah dengan mengadakan fasilitas penampungan sementara untuk keluarga korban gempa. Fasilitas ini nantinya akan mewadahi aktivitas keseharian sementara warga korban gempa dalam membangun kemandirian dan kepulihan kehidupan mereka. A. Deskripsi 'Tenda' Penampungan SementaraFasilitas penampungan sementara akan diadakan dalam bentuk tenda-tenda yang dilengkapi dengan fasilitas tidur, MCK (mandi, cuci, kakus), dapur umum serta fasilitas penerangan untuk aktifitas malam hari. Tenda-tenda yang akan didirikan merupakan jenis tenda peleton (military tent), dengan spesifikasi ukuran panjang 14 m, lebar 5 meter dan tinggi 3 meter. Tenda sebesar ini sangat cukup untuk menampung aktivitas tidur dan tinggal sementara untuk 20 orang individu korban gempa. Setelah dilakukan kalkulasi oleh tim, ternyata masing-masing unit tenda memerlukan biaya 10 juta rupiah.
Adapun dari setiap unit tenda memerlukan fasilitas pendukung yang terdiri atas tempat tidur yang rencananya akan berupa Vell Bed, perlengkapan tidur Vell Bed, perabotan untuk penyimpanan baju, dan tentunya penerangan yang cukup di dalam tenda. Dengan daya tampung military tent yang ada maka diperlukan 20 unit Vell Bed yang memerlukan biaya total 12 juta supiah. Setiap Vell Bed akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung untuk tidur agar korban terlindungi dari cuaca dingin pada waktu malam, fasilitas ini dapat berupa selimut yang jika dikalkulasi memerlukan pendanaan 2 juta rupiah. Selain itu, untuk menjaga kebersihan dan kerapihan ruangan tenda, diperlukan unit perabot box baju dengan total biaya untuk masing masing tenda sebesar 1,5 juta rupiah. Setiap tenda memerlukan penerangan dengan rincian empat spot di masing-masing tenda dengan total pendanaan penerangan sebesar 2 juta rupiah. Jika diakumulasikan, maka setiap paket tenda lengkap dengan fasilitas memerlukan pendanaan total 30 juta rupiah.
B. Konsep Klaster Terpadu GERAKAN PULIH BUMI Sumatera BaratKonsep Instalasi Posko Rehabilitasi dan Konstruksi yang akan dilakukan adalah dengan membangun sebuah "Klaster Terpadu GERAKAN PULIH BUMI Sumatera Barat". B.1. Rincian KlasterSetiap Klaster nantinya akan terdiri dari 3 unit tenda pengungsi, fasilitas MCK, fasilitas air bersih, serta Tenda Komando atau Posko Utama yang akan digunakan Relawan ILUNI untuk mengorganisir dan mengawasi pelaksanaan Kegiatan Rehabilitasi dan Konstruksi. Setiap fasilitas MCK akan dibuat dengan sistem semi permanen di area yang telah ditentukan. Berdasarkan kalkulasi yang dilakukan fasilitas MCK untuk satu klaster, memerlukan biaya sebesar 10 juta rupiah. Agar fasilitas MCK berjalan sebagaimana dengan fungsinya diperlukan operasi pengadaan air bersih yang rencananya menelan biaya 15 juta rupiah.
Setiap Klaster juga harus memiki sebuah tenda Komando yang akan digunakan untuk tempat organisasi dan pengawasan pelaksanaan kegiatan Tanggap Darurat. Untuk instalasi sebuah tenda komando, diperkukan biaya sebesar 10 juta rupiah. Total biaya untuk membangun sebuah klaster yang dapat menampung 60 orang korban bencana memang cukup besar yakni kurang lebih dari 150 juta rupiah. Namun hal itu akan sangat sepadan dengan pertolongan yang dapat diterima dan dirasakan oleh korban gempa untuk dapat meringankan usaha mereka untuk bangkit kembali. B.2. Klaster TerpaduGERAKAN PULIH BUMI SUMBAR ILUNI UI berorientasi kepada rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa Sumatera Barat dengan memfokuskan aktivitas kepada sebuah desa di daerah Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman. Target awalnya adalah dapat memfasilitasi seluruh warga korban yakni sekitar 300 orang. Dengan ini, maka diperlukan yang akan dimanage secara terpadu. Selain semua bentuk fisik, terdapat pula beberapa hal non fisik yang memerlukan pembiayaan yang meliputi pengiriman fasilitas ke lokasi, instalasi/pemasangan, serta operasional Kegiatan Tanggap Darurat selama periode yang ditetapkan. Dengan Izin Tuhan YME, dengan adanya perencanaan serta kalkulasi yang matang, serta dengan dukungan seluruh elemen keluarga besar ILUNI UI, maka diharapkan pertolongan pada korban gempa Sumbar yang selamat dapat lebih optimal dan tepat sasaran. Sehingga, pada akhirnya mereka lebih cepat termotivasi, bangkit dan melakukan aktivitas dengan normal kembali. Di sisi lain, kita semua keluarga ILUNI UI senantiasa diberikan berkah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa karena telah membantu saudara-saudara kita yang sedang ditimpa musibah, bencana dan cobaan dengan ikhlas. PengesahanSalemba, 8 Oktober 2009 ILUNI UI
|



